Terima Kasih Atas Kunjungannya..

Semoga Artikel-artikel ini bermanfaat untuk anda.
Tampilkan postingan dengan label Sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sukses. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Maret 2011

5 Hal Yang Dapat Merubah Kekalahan Menjadi Kemenangan


Perbedaan antara sukses dan gagal terletak pada Setback (Kemunduran), rintangan, hal-hal yang mengecilkan hati, dan situasi-situasi lain yang mengecewekan.
So.. ini tips buat anda yang ingin merubah kegagalan anda menjadi sebuah kemenangan yang hakiki :
  1. Pelajarilah kemunduran (setback) untuk menempuh jalan ke arah keberhasilan. Jika anda kalah atau rugi, belajarlah dari kekalahan atau kerugian anda itu dan berusahalah untuk menang di lain waktu.
  2. Milikilah keberanian untuk menjadi pengkritik diri anda sendiri. Carilah kesalahan-kesalahan dan kelemahan-kelemahan anda, lalu perbaikilah. Ini akan membuat anda menjadi pribadi yang profesional.
  3. Jangan Sekali-kali menyalahkan “Nasib Buruk”. Cari dan temukanlah apa yang menyebabkan kegagalan itu terjadi, sebab jika hanya bisa menyalahkan maka hal itu tidak akan pernah membawa anda pada tujuan anda.
  4. Gabungkanlah ketekunan dan experimen-experimen baru. Jangan merubah tujuan anda dan jangan pula membenturkan kepala anda pada tembok. Cobalah pendekatan-pendekatan baru serta buatlah experimen-experimen.
  5. Ingat, bahwa selalu ada segi baik/positif dan hikmah dalam setiap situasi. Temukan, ketahuai, dan lihatlah segi positifnya dan hilangkan rasa keputusasaan dalam diri.
(Sumber : The Magic Of Thinking BIG)
Read more >>

9 Prinsip Menuju Kesuksesan Hidup


Setelah kita mempelajari  10 Rumus Menuju Sukses, selanjutnya kita akan mempelajari Peta Hidup untuk meraih kesuksesan yang menjadi impian kita. PetaHidup ini dituangkan dalam 9 Prinsip Membangun Kesuksesan Hidup, berikut point-point-nya:
  1. Tetapkan tujuan yang ingin anda capai, ciptakan suatu citra (image) tentang diri anda 10 tahun yang akan datang.
  2. Susunlah rencana untuk 10 tahun kehidupan anda ke depan. Kehidupan anda terlalu berharga untuk dibiarkan meluncur sendiri tanpa rencana, tuliskanlah diatas kertas apa yang anda ingin capai lalu wujudkan dalam kerjaan anda, keluarga anda, dan kehidupan sosial anda.
  3. Serahkan diri kepada keinginan-keinginan anda. Tetapkan tujuan-tujuan supaya energi anda lebih banyak dan terfokuskan, yaitu tujuan-tujuan untuk bisa berprestasi lebih banyak sehingga temukanlah kenikmatan hidup yang sebenarnya.
  4. Jadikanlah tujuan-tujuan anda itu sebagai “Pilot Otomatis” anda, jika tujuan-tujuan ini terserap dalam diri anda maka anda akan termudahkan dalam mengambil keputusan-keputusan yang tepat dalam mencapai tujuan yang anda ingnkan.
  5. Capailah tujuan-tujuan anda dengan maju selangkah demi selangkah, Anggaplah pekerjaan apapun yang anda laksanakan betapapun remehnya jadikan itu sebagai batu loncatan untuk maju.
  6. Usahakanlah setiap harinya anda mendapatkan manfaat dari apa yang anda kerjakan hari itu. Setiap detik setiap hembusan nafas anda adalah penentu dari hasil akhir tujuan-tujuan anda.
  7. Ambillah jalan lain kalau jalan yang nada tempuh buntu. Tapi jangan tinggalkan tujuan utama anda.
  8. Investasikan diri anda, belilah hal-hal yang dapat meningkatkan mental dan efisiensi anda. Tanamkan jiwa yang penuh dengan gagasan-gagasan yang luar biasa super disetiap gerak anda.
  9. Selalulah ingat dan percaya kepada Tuhan, serahkan tujuan dan harapan anda kepadaNya. Karena bisa jadi apa yang anda anggap baik belum tentu hal itu sepenuhnya baik untuk anda. Berdo’a dan berusaha dengan baik dalam menjalaninya adalah jalan terbaik untuk menemukan tujuan akhir yang bahagia dalam hidup anda.
Read more >>

4 Azas Kepemimpinan Menuju Pemimpin Yang Lebih Baik


Setiap kita adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan diminta pertanggungan jawab atas apa yang dipimpinnya. Benarkah setiap kita adalah pemimpin?, Betul sekali, setiap kitaadalah pemimpin, minimal pemimpin bagi diri kita sendiri. Lalu bagaimana supaya kita bisa menjadi pemimpin yang baik?, ada banyak faktor yang mempengaruhi untuk menjadi pemimpin yang baik, tetapi setidaknya disini kita akan membahas 4 Azas Kepemimpinan Menuju Pemimpin yang Lebih Baik. Apa saja azas2 tersebut? Berikut point2-nya:
  1. Bertukar pikiran dan pendapat dengan orang yang ingin anda pengaruhi. Tak begitu susah membuat orang melakukan apa yang anda inginkan kalau anda melihat sesuatu hal itu dari kacamatanya. Bertanyalah pada diri sendiri sebelum bertindak : “ Apa yang akan saya lakukan kalau saya jadi dia ? “.
  2. Terapkan dalil prikemanusian dalam berurusan dengan orang lain,. Bertanyalah pada diri sendiri :” Bagaimana caranya untuk melaksanakan ini dengan berperikemanusian?” dalam segala sesuatu yang anda kerjakan, ingatlah bahwa kita harus mendahulukan orang lain. Perlakukanlah orang lain seperti halnya anda ingin diperlakukan orang lain, maka anda akan mendapatkan imbalannya.
  3. Berfikirlah dan hayati kemajuan, yakinlah akan kemajuan, dan doronglah diri anda kearah kemajuan. Berfikirlah mengenai perbaikan dalam segala sesuatu yang anda lakukan. Tetapkan ukuran-ukuran yang paling tinggi dalam segala hal anda lakukan, tidak lama kemudian maka bawahan-bawahan anda akan cenderung meng-copy tindakan atasannya. Tapi usahakanlah untuk tetap menjadi diri sendiri, dan cobalah ini menjadi semboyan anda“ Dirumah, dikantor, dan lingkungan sekitar yang akan selalu saya usahakan adalahkemajuan”.
  4. Luangkan waktu untuk berbincang-bincang dengan diri sendiri, dan gunakanlah daya pikir anda yang unggul. luangkanlah suasana senggang yang sunyi, gunakanlah saat-saat sunyi ini untuk membebaskan tenaga kreatif anda dalam memecahkan masalah-malasah pribadi dan masalah-masalah bisnis. Karena itu sempatkanlah sekurang-kurangnya 30menit untuk berfikir, gunakan teknik berfikir yang dipakai oleh para pemimpin-pemimpin besar. Berbincanglah dengan diri sendiri.
Read more >>

10 Rumus Menuju Sukses


Kita diangkat ke taraf-taraf yang lebih tinggi oleh mereka yang menganggap kita menyenangkan dan bisa bergaul. Setiap teman anda menaikan anda satu tangga lebih tinggi dan karena anda disukai maka makin mudahlah mereka mengangkat anda.
Orang-orang yang sukses mengikuti suatu program untuk menyukai orang lain. Apakah ini juga anda lakukan?? Orang-orang yang mencapai kedudukan paling tinggi tak bicara banyak tetapi mengandalkan teknik-teknik berfikir yang tepat dan benar terhadap orang. Akan tetapi anda akan heran betapa banyak orang yang benar-benar sukses membuat rencana yang jelas, tegas, bahkan tertulis supaya dapat menyukai orang lain.
Renungkan kasus Presiden Lyndon Johnson. Lama sebelum ia menjadi Presiden, dalam proses pengembangan dirinya Johnson mengembangkan seni meyakinkan orang lain dengan membuat rumus-rumus menuju sukses. Rumus-rumus itu adalah sebagai berikut :
  • Belajarlah mengingat nama-nama orang yang baru anda kenal atau yang anda tahu tapi tidak pernah tahu namanya, kalau anda tidak bisa dan susah mengingat nama-nama orang, ini menandakan perhatian anda tidak cukup.
  • Jadilah orang yang menyenangkan, dan supaya tidak kaku jadilah pribadi yang luwes.
  • Milikilah sifat-sifat santai, supaya anda tidak gampang gelisah.
  • Jangan memusatkan perhatian kepada “Aku” (anda). Jangan menimbulkan kesan anda ingin dianggap paling tahu.
  • Kembangkanlah sifat “mengasyikan” sehingga orang lain bisa memperoleh untung karena bergaul dengan anda.
  • Usahakan supaya unsur-unsur yang ‘tidak enak’ pada diri anda untuk dilenyapkan.
  • Berusahalah menyembuhkan atau melenyapkan sifat salah faham yang pernah atau sedang anda alami. Buanglah kejengkelan-kejengkelan anda.
  • Milikilah kebiasaan menyukai oarng lain.
  • Jangan mengabaikan kesempatan untuk memuji orang atas keberhasilannya atau menyatakan simpati atas musibah dan kemalangan yang menimpa orang lain.
  • Berilah semangat kepada mereka, maka mereka akan bersimpati kepada anda.
Dengan mengamalkan rumus di atas, mudah bagi Johnson untuk mendapatkan suara Kongres untuk menyokongnya menjadi seorang Presiden Negara Adidaya. Menurut anda apakah hal inipun akan terjadi pada karir anda???  Jika anda menghafal dan mengamalkan 10 rumus diatas dengan keluasan hati, maka lihat apa yang akan terjadi…..
Read more >>

Tingkatkan Dan Sempurnakan Cara Berpikir Anda


Setelah kita mempelajari topik Pikiran Anda Adalah Wujud Anda, maka kali ini kita akan mempelajari bagaimana cara Meningkatkan dan Menempurnakan CaraBerpikir. Menatar, meningkatkan dan menyempurnakan Cara Berpikir anda berarti menatar, meningkatkan dan menyempurnakan perbuatan dan karya-karya anda.
Ada cara mudah untuk membuat anda lebih besar dan lebih penting dengan berpikir seperti orang-orang besar dan penting.
Rangkumlah beberapa kasus yang kira-kira banyak menghampiri anda, dan buatlah pertanyaan2 kreatif atas kasus tersebut. Contoh kasus sebagai berikut:
Kalau saya gelisah :
Apakah orang besar juga gelisah menghadapi masalah seperti yang saya hadapi?, Apakah orang yang sangat sukses yang saya kenal terganggu oleh masalah ini?
Gagasan :
Apa yang dilakukan orang-orang penting kalau ia ada gagasan?
Kesan lahiriah:
Apakah saya mempunyai kesan lahiriah yang mengandung hormat diri (self resfect) secara maximum?
Bahasa saya:
Apakah saya menggunakan bahasa orang-orang sukses?
Bacaan saya:
Apakah orang-orang penting membaca ini?
Percakapan:
Apakah orang-orang penting mempercakapkan soal ini?
Kalau saya kehilangan kesabaran:
Apakah orang penting menjadi bingung atau marah, seperti saya sekarang?
Lelucon:
Apakah ini lelucon yang dilancarkan oleh orang-orang penting?
Pekerjaan saya:
Bagaimana orang penting mengatakan tentang pekerjaan kepada orang lain?
Patrikan dalam kesadaran anda pertanyaan: “Apakah ini cara yang dilakukan oleh orang-orang yang penting?” Gunakanlah pertanyaan-pertanyaan itu untuk membuatanda menjadi pribadi yang lebih besar dan lebih sukses.
Read more >>

Starter Mesin Pikiran Anda


Dalam beberapa buku yang saya baca, saya sering menemukan kalimat ini “Suatu perbuatan harus mendahului perbuatan”. Memang benar, itulah hukum alam. Tak ada yang bermula sendiri, mesin-mesin yang kita punyai harus di “starter” terlebih dahulu sebelum bisa berjalan.
Boleh jadi rumah anda dihangatkan secara otomatis, akan tetapi anda harus memilih tingkat panasnya. Versenelling mobil anda bergerak secara otomatis, setelah anda lebih dulu menggerakkannya. Dasar atau prinsip yang sama berlaku bagi perbuatan berpikir. Pikiran anda bergerak untuk menghasilkan apa-apa bagi anda.
Seorang humoris mengatakan bahwa masalah yang paling sukar adalah pindah dari kamar tidur yang hangat ke kamar tidur yang dingin. Dan itu memang betul. Makin lama anda berbaring disitu, dan berpikir betapa tidak enaknya untuk bangun, maka makin sukarlah bagi anda untuk bangkit. Bahkan dalam perbuatan atau kegiatan semacam ini. Maka gerak mekanis, melemparkan selimut anda dan meletakan kaki diatas lantai, mengalahkan rasa iseng dan cemas.
Masalahnya sudah cukup jelas. Orang-orang yang maju dan berhasil didunia ini, tidak menunggu sampai semangat atau rohnya menggerakkan mereka. Merekalah yang menggerakkan spirit itu.
Dalam Buku The Magic Of Thinking BIG karya Dr. D.J. Schwartz, ditulis teknik untuk  melatih mesin pikiran. Anda bisa mempraktekkan  point-point yang ditulisnya berikut:
  1. Jadilah aktivisionis. Jadilah orang yang berbuat dan bertindak. Yang bisa mewujudkan gagasan-gagasan yang dimiliki.
  2. Jangan biasakan menunggu sehingga keadaannya beres dan sempurna. Hal itu sangat tidak mungkin. Harapkan bahwa akan ada halangan-halangan dan rintangan-rintangan yang menghadang, dan atasilah rintangan-rintangan yang muncul itu.
  3. Ingat bahwa gagasan-gagasan saja tidak akan mendatangkan sukses. Gagasan hanya ada nilainya, kalau diusahakan perwujudannya.
  4. Gunakan perbuatan untuk menyembuhkan rasa cemas, dan menumbuhkan rasa percaya kepada diri sendiri. Lakukan apa yang anda takuti, dan rasa takut itu akan hilang.
  5. Hidupkan mesin mental anda secaara mekanis. Jangan menunggu spirit atau roh menggerakan anda. Berbuatlah dan bertindaklah untuk menggerakkan spirit atau roh anda.
  6. Berpikirlah sejak sekarang. Besok, minggu depan, kelak dan perkataan2 seperti itu adalah sinonum dengan perkataan kegagalan: TAK PERNAH. Jadilah orang yang “Suka mulai sekarang”.
  7. Bersibuklah segera. Jangan membuang terlalu banyak waktu untuk mempersiapkan pekerjaan anda. Sebaiknya: Mulailah sekarang.
  8. Berinisiatiplah. Jadilah penjelajah dan pelopor. Rebutlah bola dan giringlah bola itu. Jadilah sukarelawan. Tunjukan bahwa anda memiliki kecakapan dan kemauan untuk berbuat.
Saya sedang mencoba menghidupkan mesin pikiran saya secara mekanis, bagaimana dengan anda?
Read more >>

Pilih yang Menghasilkan, Lalu yang Anda Sukai, dan Akhirnya Pilih yang Mudah


Dalam memilih pekerjaan ataupun bisnis sering kali orang terbalik, sering kali orang memilih yang paling mudah terlebih dahulu. Walaupun dia tidak suka atau tidak menghasilkan seperti yang dia inginkan, dia tetap saja memilih yang paling mudah.
Contohnya: Ketika orang lulus kuliah atau lulus sekolah, pertama kali pekerjaan apapun yang diterima, sering kali dia tekuni sampai dia mati, ataupun dipecat ataupun ceritanya pensiun dia tidak berubah pekerjaan. Kenapa? Karena dia mencari yang mudah.
Dalam hidup ini kalo Anda cari yang mudah, Anda dapat yang mudah tapi belum tentu menghasilkan, tapi kalo Anda ceritanya cari yang menghasilkan dan yang Anda suka, mendadak hidup Anda akhirnya jadi mudah.
Jadi No. 1 di dalam hidup ini dan dalam memilih bisnis kita harus pilih goal-goal kita yang seperti apa? Goal keuangan, goal kesehatan, goal waktu kita, goal relationship kita, goal intelektual kita, goal mental kita, goal apapun, dan kemudian kita sadari goal-goal tadi kira-kira butuh uang berapa? Butuh biaya berapa?
Dan kemudian sadari goal-goal kita tadi butuh biaya berapa dan kapan. Dan dari biaya berapa, kita hitung kita butuh uang itu umur sekian umur sekian. Dari situ baru kita cari: Bisnis-bisnis apa atau Pekerjaan apa yang bisa menghasilkan ke arah sana dalam waktu yang seperti saya inginkan.
Bisnis tadi bisa jadi banyak sekali, setelah ditulis, baru kita pilih: Mana yang kita suka. Kita harus memilih yang kita suka, karena kalau kita tidak suka, tidak bisa jalan. Coba bayangkan: “Apakah Michael Jordan bisa sukses seperti hari ini, tapi ternyata sebetulnya dia tidak suka basket?” Tidak mungkin.
“Apakah Madonna tidak suka nyanyi, tidak suka nari?”. Tidak mungkin. Nah kita cari yang kita suka. Anda tanya: “Boleh tidak: yang menghasilkan tapi kita tidak suka?”.Jawabnya: “Boleh” dengan syarat: secepat mungkin kita delegasikan.
Saran saya: cari yang Anda suka, tapi menghasilkan, menghasilkan suka. Kemudian dari yang menghasilkan dan Anda suka, baru pilih mana yang mudah dicapai.
Sumber: 24 ILMU MILYARDER—TUNG DESEM WARINGIN
Read more >>

Bakar Jembatan


Julius Caesar adalah komandan perang yang berhasil merebut pantai Brittania kerena strateginya yang cukup unik. Dalam catatan sejarah, tercatat bahwa ketika Caesar berhasil mendaratkan pasukannya pada tengah malam yang dingin, komandan berdiam diri sejenak, sementara pasukannya sibuk merapatkan dan menyembunyikan perahu-perahu yang sudah mereka tumpangi. Mereka berfikir, setelah pertempuran selesai akan kembali lagi kekapal induk dengan menggunakan perahu tersebut. Namun, betapa kagetnya semua pasukan begitu mendengar perintah sang komanadan, “Bakar semua perahu yang sudah kamu daratkan!”.
Sebagai pasukan yang taat kepada komandan, mereka pun denga ragu-ragu akhirnya membakar semua perahu sampai hangus. Akhirnya, semua pasukan bertempur habis-habisan, karena mereka berpikir tidak akan kembali lagi, jadi harus menang atau au bertempur.
Perjalanan menuju sukses kerap kali diwarnai oleh kekhawatiran sehingga terkadang membuat kita cenderung untuk kembali, bahkan mundur dari setiap pergumulan hidup yang selalu dilalui. Hal ini pula yang membuat banyak orang mengalami stagnasi pertumbuhan dalam meraih keberhasilan karena takut tidak berhasil atau karena takut ditolak oleh orang lain.
Jhon C. Maxwell pernah mengatakan “Kekhawatiran akan menghambat tindakan, tiadanya tindakan menuntun pada tidak adanya pengalaman, tiadanya pengalaman menuntun kita pada ketidaktahuan, dan ketidaktahuan akan melahirkan kekhawatiran.”Jadi, ketakutan jika tidak disikapi dengan baik, justru akan melahirkan sejumlah kekhawatiran baru.
Hikmah yang dapat diambil dari cerita ini adalah, jika sudah memulai sesuatu (tentu berdasarkan pertimbangan yang matang) adalah memadamkan semua kemungkinan untuk kembali. Berapa ‘daya tarik’ yang mampu menarik kita untuk kembali adalah keterikatan pikiran dan nostatalgia masa lalu serta fasiklitas yang mungkin masih terkenang dengan segala kemudahannya.
Daya tarik yang demikian membuat pikiran kita yang sedikit banyak akan menciutkan nyali untuk menerima tantangan yang ada di mata kita. Itulah sebabnya, kata-kata yang sering muncul dalam kondisi demikian antara lain: ‘dulu’ atau ’seandainya’.
Ketika perjalanan kita harus mengalami perubahan rute, kembali ke jalan awal merupakan pantangan, kecuali jika mengalami hal-hal yang memang diluar perencanaan dan kekuasaan manusia. Inilah yang pernah dituturkan oleh IsabelMore, “Kehidupan ini ibarat jalan satu arah. Seberapa banyakpun perubahan rute yang anda tempuh, tidak satupun membawa anda kembali. begitu anda mengetahui dan menerima hal itu, kehidupan akan tampak menjadi jauh lebih sederhana.”
Sering kali bila kita ingin memulai suatu usaha atau memulai suatu rencana, selalu ada saja dalam pikiran kita prasangka bahwa bila nanti gagal kita kembali saja dan tidak memulainya lagi, sehingga usaha yang kita lakukan akan sangat tidak masimal dan terkadang jauh di bawah kemampuan kita sebenarnnya. Bakar jembatan yang akan kita buat jalan kembali, hancurkan segala alasan yang akan membuat kita mundur, berperanglah dengan kekuatan dan kemampuan yang besar dalam diri kita. Kalaupun terlalu berat, paling hanya mengubah rute perjalanan saja.
(Disadur dari buku “Setengah Isi Setengah Kosong” buah karya Parlindungan Marpaung)
Read more >>

Anda Adalah Kekayaan Anda


Banyak diantara kita belum merasa memiliki apa2, bahkan merasa sangat miskin hanya karena belum punya rumah mewah, mobil mewah, dan perlengkapan lainnya yang menjadi standar orang dianggap kaya pada umumnya. Padahal tahukah andabahwa anda memiliki kekayaan yang tidak ternilai, yaitu diri anda sendiri.
Kalo tidak percaya mari kita hitung, coba tes ambil kertas sekarang. Tolong tulis dan semua harus melakukan: Tolong dihargai mata sebelah kanan Anda. Anda tidak boleh menulis bahwa itu priceless, Anda tidak boleh menulis bahwa itu tidak boleh dijual. Ayo please tolong dikasih harga mata sebelah kanan, kira-kira berapa? Sebutkan yang terlintas, Anda harus kasih harga.
Oke sekarang tambah lagi, tangan kanan Anda berapa harganya? Oke sekarang tambah lagi, kaki kanan Anda harganya berapa? Ginjal kanan Anda? Jantung Anda? Berapa harganya?
Mungkin Triliuner, Puluhan Milyar, Puluhan Triliun! Betul sebetulnya memang priceless, tidak ternilai harganya. Begitu luar biasa harganya mungkin Triliuner segala macam dan itupun kita sangat ragu-ragu, misalnya ketika ada orang yang mau membeli kepala kita.
Sekarang kita adalah kekayaan kita. Tapi Lebih dalam dari hanya kondisi fisik kita, adalah pikiran kita. Nah seperti yang saya sebutkan sebelumnya bahwa “uang adalah ide” dan ide datangnya dari pikiran, kreatifitas kita sangat luar biasa, kesehatan kita dan kemudian energi kita, pikiran positif kita, tindakan positif kita, senyum manis kita,cara bergaul kita, itu sebetulnya adalah aset dan kekayaan kita.
Sedangkan kewajiban kita yang menarik semua kekayaan kita termasuk kemarahan, kebencian, kedengkian, kecemburuan, kata-kata yang negatif itu pikiran negatif sangat-sangat mengurangi kekayaan kita.
Jadi mulai hari ini saran saya: kembangkan aset yang ada dalam diri kita sendiri yaitu berpikiran kita yang positif, berpikiran kita yang sangat-sangatlah kreatif, mental kita yang sangat- sangatlah bagus, kondisi kesehatan kita, teman-teman kita, bergaul kita, sikap-sikap kita yang baik dan selalu bersyukur dengan apa yang diberikan Tuhan kepada kita.
Yang akhirnya benar-benar membuat kita menjadi kaya, dalam dunia materi, sertaspiritual, mental dan kesehatan.
*/Artikel ini disadur dari   “24 Ilmu Milyader” Karya “Tung Desem Waringin”
Read more >>

Imajinasi Lebih Unggul Dari Kemauan


Dikatakan oleh seorang dokter Perancis yang bernama EMILE QUE: “Ketika kemauan bertentangan dengan imajinasi, pasti imajinasi yang lebih unggul”
Dalam bukunya One Minute Millionaire oleh Mark Victor Hansen, ia menjelaskan dengan sangat baik. Diberi contoh: Ketika Anda memberitahu anak Anda : “Sayang, tidak usah takut, tidak ada monster di kolong tempat tidurmu, tidur yang nyenyak ya sayang ya?”. Tetapi ketika lampunya dipadamkan, imajinasi si anak menggila dan akhirnya anak Anda ketakutan.
Nah kalau Anda ingin menenangkan anak Anda, akan lebih sukses kalau Anda menggunakan imajinasi ketimbang logika. Anda bisa ngomong begini: “Jangan khawatir sayang, monster- monster di rumah kita bukan tipe monster yang melukai anak-anak. Ayah ibu hanya membiarkan masuk monster-monster yang melindungi anak-anak. Tenang saja, yang di bawah ini adalah yang sangat baik yang akan melindungi kamu”.
Tung Desem Waringin menjelaskan lebih detail dalam bukunya “24 Ilmu Milyarder”, Kasus yang sama dengan cerita anak kecil tadi, akan terjadi pada diri kita yang sudah dewasa dengan skala yang sedikit berbeda. Monster yang kita bayangkan itupun tidak kalah menyeramkan dibanding monster pada waktu kita kecil.
Pernahkah Anda berpikir begini: “saya tahu kalau saya kenalan dengan orang ini, hidup saya bisa jadi lebih sukses”. Tapi kemudian Anda menahan diri, Anda takut ditolak. Tentu kita semua pernah melakukan.
Ini yang terjadi: kita benci sekali tampak seperti orang bodoh, kita benci sekali ditolak. Tapi kesakitan ditolak ini hanya imajinasi saja. Nah kalau imajinasi kita adalah ditolak seperti itu, ubahlah imajinasi itu.
Kita bisa bayangkan bahwa ternyata kalau kita diterima, ternyata rasanya nikmat sekali. Dan kalo kita bayangkan ditolak, kita bayangkan “Ah cuma biasa saja”, atau“Kalau ditolak saya senyum saja dan dia juga tersenyum” atau bayangkan “kalau ditolakpun, dia akan menolaknya juga sangat lembut”.
Setelah itu kita bayangkan juga kalau dia menerima: “Waw, kita akan sangat-sangat sukses, dan sangat-sangat luar biasa sukses jauh dari hari ini”, maka kita akan berani minta bantuan, kita akan berani mengajukan kerjasama dengan orang-orang terbaik didunia, dan kita berani belajar dari orang-orang yang terbaik didunia.
Jadi kesimpulannya adalah bahwa imajinasi lebih unggul dari kemauan, maka mari kita bayangkan skenario yang terbaik, film-film yang terbaik, proyeksikan hasil-hasil yang sebaik mungkin. Dengan imajinasi seperti itu, kita menjadi lebih bersemangat.
Bagaimana dengan anda, Sudahkah anda membangun imaginasi dengan lebih baik?
,
Read more >>